Radio di Indonesia telah mengalami masa kejayaan, tetapi sekarang sedang mengalami fase adaptasi pada era digital. Sejumlah radio FM telah berhenti menyiarkan, dan penggunaan radio sedang menurun karena pergeseran pendengar ke platform streaming musik online. Oleh karena itu, penyiaran radio swasta di Bandar Lampung dihadapkan pada tantangan yang sangat berat dan harus meningkatkan kreativitas serta inovasi dalam menarik minat pendengar agar dapat bertahan, salah satunya D’Radio 94.4 FM. Studi ini mengambil pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara dan observasi terhadap sejumlah pemilik dan pengelola stasiun radio swasta di Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa D’radio 94.4 FM Bandar Lampung perlu meningkatkan kualitas acara untuk bersaing dengan aplikasi musik dan platform lainnya di era digital saat ini. Studi ini memberikan saran bahwa pemilik dan pengelola stasiun radio swasta harus memiliki tim kreatif untuk menghadapi persaingan dan memperkuat inovasi dalam menghadapi tantangan komunikasi massa di era digitalisasi
Copyrights © 2023