cover
Contact Name
Noning Verawati
Contact Email
noning.verawati@ubl.ac.id
Phone
+6281392853835
Journal Mail Official
kontekstual@ubl.ac.id
Editorial Address
Jalan Pagar Alam No.26 Labuhan Ratu Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Kontekstual: Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 29624169     DOI : http://dx.doi.org/10.36448/jik.v3i1.3839
Kontekstual merupakan media publikasi hasil penelitian ilmu komunikasi yang diterbitkan atas kerjasama program studi ilmu komunikasi UBL dan ikatan sarjana komunikasi indonesia (ISKI) sejak tahun 2022. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian/riset kepada para akademisi, praktisi, mahasiswa, dan pihak lain yang berminat di bidang Ilmu Komunikasi. Topik kajian fokus dalam kajian ilmu komunikasi yang terjadi dalam seluruh bidang kehidupan. Kajian ilmu komunikasi tersebut terdiri atas komunikasi politik, komunikasi bisnis, komunikasi organisasi, komunikasi pembangunan, komunikasi lintas budaya, media, publik relations, jurnalistik, videografi, fotografi,komunikasi Pariwisata, komunikasi politik, media baru, TV dan Film, media, gender dan seksualitas. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan diberbagai media. Jurnal yang terbit secara berkala 2 (dua) kali dalam setahun dengan frekwensi penerbitan di bulan Juni dan Desember. Penentuan artikel yang dimuat dalam Jurnal Kontekstual sudah melalui proses review oleh tim redaksi dengan mempertimbangkan hal berikut: Terpenuhinya persyaratan baku publikasi jurnal, metode riset yang digunakan, signifikansi, dan kontribusi hasil penelitian terhadap pengembangan keilmuan Komunikasi.
Articles 42 Documents
INTERAKSI SIMBOLIK KAUM HOMOSEKSUAL (Studi Fenomenologi Pada Komunitas Kaum Homoseksual di Bandar Lampung yang memiliki Aplikasi Online Walla) M. Denu Poyo; Hanindyalaila Pienrasmi
KONTEKSTUAL : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Bandar Lam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jik.v1i2.2959

Abstract

This research is motivated by the emergence of online applications for homosexuals that increasingly show their existence in society. Society has different perceptions about the existence of homosexuals. Related to this, this study aims to determine the symbolic interaction of homosexuals in identifying these partners. For this reason, the researcher chose as research object the homosexual community in the city of Bandar Lampung that has the Walla application. A qualitative approach with the phenomenological method was used in the analysis of this study with the subject of the homosexual community in the city of Bandar Lampung that has the Walla application. Data collection techniques are carried out by observation, interviews and documentation. The data validation technique used is the source triangulation technique, and to analyze the data collected is the Miles and Huberman interactive data analysis technique with four steps, namely data collection, data reduction, data presentation and conclusions drawing. Research on homosexuals requires a personal approach if the information obtained is to be accurate. The results of this study show that thephenomenon of homosexual sexual deviance has been growing rapidly and has the courage to open its identity to the public. The symbolic interaction of homosexuals is carried out by giving special symbols so that they can be recognized and identified as homosexuals.AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi dengan munculnya aplikasi online kaum homoseksual yang semakin menunjukkan eksistensinya di kalangan masyarakat. Masyarakat memiliki persepsi berbeda-beda pada terkait keberadaaan kaum homoseksual tersebut. Terkait dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi simbolik kaum homoseksual dalam mengidentifikasi sesama kaum tersebut. Untuk itu, peneliti memilih komunitas kaum homoseksual di kota Bandar lampung yang memiliki aplikasi Walla sebagai subjek penelitian. Pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi digunakan dalam menganalisis penelitian ini dengan subjek pada komunitas homoseksual di kota Bandar lampung yang memiliki aplikasi Walla. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan ialah teknik triangulasi sumber, dan untuk menganalisis data yang sudah terkumpul yaitu dengan teknik analisis data interaktif Miles dan Huberman dengan empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian pada kaum homoseksual ini diperlukan pendekatan personal sehingga informasi yang didapatkan bersifat akurat. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa fenomena penyimpangan seksual homoseksual sudah semakin berkembang pesat dan berani untuk membuka identitasnya kepada masyarakat. Interaksi simbolik kaum homoseksual yang dilakukan dengan cara pemberian simbol khusus agar dapat dikenali dan diidentifikasi bahwa mereka adalah kaum homoseksual.
Ruang Publik, Politik Identitas dan Kerumitan Komunikasi Neka Fitriyah; Eko Wahyono; Rahmawati Zulfiningrum
KONTEKSTUAL : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Bandar Lam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jik.v1i1.2424

Abstract

Ruang publik merupakan ruang yang memberi kebebasaankepada masyarakat untuk mengaspirasikan ide, gagasan dan pemikiriannya. Musrenbangdes salah satu bentuk ruang publik dimana gagasan ide dan pemikiran masyarakat dibutuhkan dalam menyusun program pembangunan. Dalam praktiknya ruang publik dalam Musrenbangdes menemui berbagai kendala. Persoalan status, peran, kewenangan, kompetensi komunikasi dan poltik identitas menjadikan ruang publik tidak lagi netral. Penelitian ini bertujuan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis keberfungsian ruang publik, mengidentifikasi politik identitas dan memetakan persoalan komunikasi yang terjadi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberfungsian ruang publik perlu disertai upaya pengimplementasian prinsip ruang publik yakni kesetaraan, kesempatan dan penghargaan terkait dengan dialog. Politik identitas terbentuk dan terinternalisasi dalam diri aktor mencerminkan kekuatan dan kemampuan seseorang dalam membangun opini publik. Proses komunikasi dalam Musrenbangdes terkait dengan kompetensi komunikasi yang tidak merata dan tidak dapat dimiliki oleh semua aktor.Public sphere is a space that gives freedom to the public to aspire to their ideas, ideas and thoughts. Musrenbangdes is a form of public sphare where people's ideas and thoughts are needed in formulating development programs. In practice, the public sphere in the Musrenbangdes encounters various obstacles. Issues of status, role, authority, communication competence and identity politics make the public sphere no longer neutral. The purpose of this study is to identify and analyze the functioning of public sphere, identify identity politics and map communication problems that occur. The research method uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques with in-depth interviews, observation and documentation. This study concludes that the functioning of the public sphere needs to be accompanied by efforts to implement the principles of the public sphere, namely equality, opportunity and rewards related to dialogue. Identity politics is formed and
Komunikasi Massa: Tantangan Stasiun Radio Swasta Pada Era Digital 4.0 (Studi kasus D’radio 94.4FM di Bandar Lampung ) Ferina Aisah; Noning Verawati; Budhi Waskito
KONTEKSTUAL : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2: Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Bandar Lam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jik.v2i2.3467

Abstract

Radio di Indonesia telah mengalami masa kejayaan, tetapi sekarang sedang mengalami fase adaptasi pada era digital. Sejumlah radio FM telah berhenti menyiarkan, dan penggunaan radio sedang menurun karena pergeseran pendengar ke platform streaming musik online. Oleh karena itu, penyiaran radio swasta di Bandar Lampung dihadapkan pada tantangan yang sangat berat dan harus meningkatkan kreativitas serta inovasi dalam menarik minat pendengar agar dapat bertahan, salah satunya D’Radio 94.4 FM. Studi ini mengambil pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara dan observasi terhadap sejumlah pemilik dan pengelola stasiun radio swasta di Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa D’radio 94.4 FM Bandar Lampung perlu meningkatkan kualitas acara untuk bersaing dengan aplikasi musik dan platform lainnya di era digital saat ini. Studi ini memberikan saran bahwa pemilik dan pengelola stasiun radio swasta harus memiliki tim kreatif untuk menghadapi persaingan dan memperkuat inovasi dalam menghadapi tantangan komunikasi massa di era digitalisasi
Peran Media Massa sebagai Media Promosi Dan Kepentingan Politik Pemiliknya Gilang Akbar; Asmi Ayuning Hidayah Ayuning Hidayah
KONTEKSTUAL : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Bandar Lam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jik.v2i1.3177

Abstract

Perkembangan teknologi yang kian pesat membuat masyarakat kini sangat mudah untuk mengakses informasi. Pilihan media mulai dari cetak, elektronik hingga daring membuat masyarakat mampu dengan cepat memperoleh informasi, menyaring informasi hingga menyebarkan informasi tersebut ke orang lain. Namun belum banyak yang mengetahui bahwa media-media yang selama ini menjadi arus utama informasi hanya dimiliki oleh segelintir orang. Agenda-adenda kepentingan sang pemilik media terkadang menjadikan framing atau sudut pandang berita diubah sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini mengkaji bagaimana Media Grup Network (Metro TV, Media Indonesia, Medcom.id, Lampung Post, B News TV dan Magna Chanel TV) memframing kebutuhan berita sesuai dengan kepentingan politik pemiliknya melalui analisis teknologi kritis berdasarkan teori Fenberg. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigma kritis. Hasil penelitian ini sependapat dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa dengan media massa, seseorang atau kelompok tertentu menanamkan pesan tertentu melalui informasi-informasi yang penyajiannya seringkali di setting terlebih dulu. Melalui media massa orang bisa mencitrakan dirinya, menaikkan pamor tokoh tertentu atau bahkan menjatuhkan figur lawan. Media masa juga dapat mempengaruhi sikap dan perilaku seseorang maupun sekelompok orang ataupun masyarakat. Media mempengaruhi pandangan masyarakat dalam proses pembentukan opini atau sudut pandangnya. Media massa dapat dikatakan merupakan senjata yang ampuh bagi perebutan image. Penelitian berikutnya dapat memperluas lingkup objek penelitian maupun fokus pada edukasi publik terkait respon terhadap isu yang disampaikan oleh media. 
Analisis Konten Instagram @dinkeskotabandarlampung Sebagai Upaya Penanggulangan Penyebaran Covid-19 Yovanka Septina Wiryadiguna; Ririn Jamiah; Hanindyalaila Pienrasmi
KONTEKSTUAL : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Bandar Lam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jik.v1i1.2609

Abstract

Penelitian analisis isi konten media sosial Instagram @dinkeskeskotabandarlampung didasarkan padafenomena Pandemi Covid-19 yang sedang dihadapi oleh negara Indonesia khususnya di Kota BandarLampung. Kebutuhan akan informasi terkait dengan pesan kesehatan yang secara khusus mengenai Covid-19dibuat sebagai upaya penanggulangan penyebaran virus Covid-19. Informasi diberikan melalui konten yangdimuat pada unggahan yang berada di Instagram @dinkeskotabandarlampung yang dibuat dengan berbagaimacam bentuk yang bervariasi dibuat sebagai sarana informasi, edukasi, serta persuasi kepada khalayaknya.Isi pesan konten terkait dengan Covid-19 secara terus menerus diberikan agar masyarakat dapat tercukupiinformasi yang dapat menambah wawasan serta mengubah pandangan atau sikap. Pentingnya informasi Covid-19 yang diberikan agar dapat memutus rantai penyebaran virus yang ada. Peneltian ini bertujuan untukmengetahui isi pesan yang disampaikan oleh akun Instagram @dinkeskeskotabandarlampung serta dapatmemahami proses produksi isi konten sehingga terciptanya konten yang dimuat. Penelitian yang dilakukan inimerupakan penelitian analisis isi dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Adapun penelitian dilakukan denganmeneliti konten yang dimuat pada akun Instagram @dinkeskeskotabandarlampung serta melakukan wawancaradengan pihak terkait yang berada di Dinas Kesehatan Bandar Lampung. Hasil dari penelitian ini adalahadanya karakteristik dari konten yang diunggah yang mendominasi yakni bentuk konten informatif dengan jeniskonten infografis, tema umum, isi unggahan yang mudah dibaca dan mudah dimengerti, serta isi caption yangmendominasi deskripsi gambar. Adapun konten yang yang dimuat pada akun Instagram bersumber padasumber daya informasi yang dikelola oleh Dinas Kesehatan Bandar Lampung seperti data informasi dariPuskesmas yang terlibat serta Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Dengan pihak-pihak yang terlibattersebut kemudian menghasilkan konten- konten yang variatif.
Komunikasi Bisnis Xiomi Dalam Menguasi Pasar Smartphone AS Mulyadi; MA Syaripudin
KONTEKSTUAL : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Bandar Lam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jik.v3i1.3845

Abstract

Kemampuan komunikasi merupakan keterampilan yang sangat penting dalam setiap pemasaran atau bisnis. Komunikasi bisnis yang baik dapat mempermudah interaksi dalam dinamika pemasaran. Selain itu, kemampuan komunikasi yang baik juga dapat memperbaiki kinerja dalam mencapai tujuan bisnis yang telah ditetapkan.  Penelitian ini dilakukan untuk melihat komunikasi bisnis perusahaan dalam menguasai Pasar yang semakin kompetitif setiap tahunnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis. Dari hasil analisis Penulis melihat bahwa strategi bersaing yang dilakukan Xiaomi dalam menguasai pasar Smartphone adalah dengan penerapan Komunikasi Bisnis dalam aktivitas pemasarannya. Hal ini sangat terlihat dari posisi Xiaomi yang telah menguasai pasar Smartphone dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia setelah Cina, India, dan Amerika. Dan penulis memandang bahwa komunikasi bisnis yang dilakukan Xiaomi merupakan sebuah contoh bagi perusahaan yang ingin menguasai segmentasi pasar yang ditentukan sebagai strategi menghadapi persaingan yang ketat, dimana dalam pengembangan bisnisnya Xiaomi Corporation menggunakan komunikasi bisnis yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Pemanfaatan Mobile jurnalisme Terhadap Mahasiswa Jurnalistik Rizky Fadilah; Wahyunengsih Wahyunengsih
KONTEKSTUAL : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2: Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Bandar Lam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jik.v2i2.3463

Abstract

Mobile journalism (mojo) telah mengubah lanskap jurnalisme dengan memberikan kemampuan bagi para jurnalis untuk melaporkan berita secara efisien menggunakan perangkat mobile mereka. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pemanfaatan mobile journalisme oleh mahasiswa jurnalistik dan mengevaluasi kemampuan dan efektivitas mereka sebagai jurnalis. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metodologi campuran yang melibatkan penggunaan alat kuesioner dan wawancara. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurnalistik yang terlibat dalam penggunaan teknologi mobile journalism dalam melaporkan berita. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan melalui platform WhatsApp dan wawancara yang dilakukan melalui platform yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setengah dari mahasiswa jurnalistik yang berpartisipasi dalam penelitian ini menggunakan teknologi mobile journalism dalam melaporkan berita. Melalui penggunaan teknologi ini, mereka dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengumpulkan, mengedit, dan menyebarkan berita secara efisien. Selain itu, mereka juga dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang efektivitas mereka sebagai jurnalis dalam menciptakan konten yang menarik dan informatif. Dengan demikian, pemanfaatan mobile journalism oleh mahasiswa jurnalistik memberikan kontribusi penting dalam mengembangkan keterampilan jurnalisme mereka. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi institusi pendidikan untuk mempertimbangkan integrasi teknologi mobile journalism dalam kurikulum jurnalistik mereka, sehingga mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tuntutan industri media yang terus berkembang.
Pola Komunikasi Forum Pengembang Komunikasi Informasi dan Edukasi Generasi Muda Provinsi Riau (FPKIE GMR) dalam Diseminasi Informasi Publik Suci Shinta Lestari; Mardalina Dewi; Frety Shinta
KONTEKSTUAL : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Bandar Lam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jik.v1i2.2960

Abstract

The phenomenon of information and communication technology distortion has negative impact such as spread of hoax and hate speech in the community that can divide our society. According to this phenomenon, Government has issued regulations in the form of the ITE Law and regulations related to digital space. However, in its development, institutions are needed in order to information disseminate related to digital media literacy and education to the public. This promptedthe Riau Provincial Government to form Forum Pengembang Komunikasi Informasi dan Edukasi Generasi Muda Provinsi Riau (FPKIE GMR). This research aims to determine the communication patterns of Forum Pengembang Komunikasi Informasi dan Edukasi Generasi Muda Provinsi Riau (FPKIE GMR) in the dissemination of public information. This research uses Lasswell Communication Model. This study used descriptive qualitative research methods and data collection was obtained through structured interviews, observation and documentation. Data was analyzed by the data collection, data reduction, display of data, and the retraction of the conclusions. The results showed that the communication patterns used was two-way (interactional) communication. Dissemination of public information is carried out through two methods, face to face and through the media. Face to face information dissemination is carried out by socialization through to areas in Riau Province and through the media information dissemination is carried out by various types of media, such as Zoom Meeting, Google Meet, YouTube, Instagram, Facebook, and WhatsApp.AbstrakFenomena penyimpangan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi telah mengakibatkan dampak negatif seperti penyebaran informasi palsu dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah masyarakat. Dalam rangka menyikapi hal tersebut, Pemerintah telah mengeluarkan regulasi berupa UU ITE maupun peraturan terkait ruang digital. Namun dalam perkembangannya diperlukan lembaga dalam rangka diseminasi informasi terkait literasi dan edukasi media digital kepada masyarakat. Hal ini mendorong Pemerintah Provinsi Riau membentuk Forum Pengembang Komunikasi Informasi dan Edukasi Generasi Muda Provinsi Riau (FPKIE GMR). Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi Forum Pengembang Komunikasi Informasi dan Edukasi Generasi Muda Provinsi Riau (FPKIE GMR) dalam diseminasi informasi publik. Penelitian ini menggunakan Model Komunikasi Lasswell. Metode penelitian ini deskriptif kualitatif dan pengumpulan data diperoleh melalui wawancara terstruktur, observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang digunakan yaitu komunikasi dua arah (interaksional). Diseminasi informasi publik dilakukan melalui dua metode yaitu, tatap muka dan melalui media. Diseminasi informasi secara tatap muka dilakukan dengan sosialisasi ke kabupaten dan kota di Provinsi Riau, sedangkan diseminasi informasi melalui media dilakukan dengan menggunakan berbagai kanal media yaitu, Zoom Meeting, Google Meet, YouTube, Instagram, Facebook, dan WhatsApp.
Gaya Komunikasi Pemimpin dengan Kinerja Karyawan Bank Lampung ( Studi kasus Kantor Cabang Utama Bank Lampung ) Yolanda Fitriana Faisol; Khomsahrial Romli
KONTEKSTUAL : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Bandar Lam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jik.v1i1.2605

Abstract

Komunikasi organisasi berperan penting di dalam sebuah perusahaan, antara pemimpin dankaryawan sudah pasti memiliki komunikasi yang saling berkesinambungan untuk mencapai visi, misi, sertatujuan perusahaan. Pemimpin pada suatu perusahaan tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya bantuan darikaryawan begitupun sebaliknya, keduanya harus saling bekerjasama dalam menjalin komunikasi.KantorCabang Utama Bank Lampung adalah salah satu perusahaan besar di Bandar Lampung, serta menjadi salahsatu perusahaan yang sudah berdiri lebih dari 50 tahun, perusahaan tersebut tidak akan bertahan hingga saatini apabila gaya komunikasi oleh pemimpin dengan karyawannya tidak diterapkan pada perusahaan. Tujuanpada penelitian ini ialah untuk mengetahui gaya komunikasi seperti apa yang digunakan pemimpin KantorCabang Utama Bank Lampung, serta mengetahui faktor apa saja yang menjadi hambatan antara komunikasipemimpin dengan karyawan Kantor Cabang Utama Bank Lampung. Pendekatan yang digunakan padapenelitian ini ialah pendekatan kualitatif. Sehingga data yang harus dikumpulkan untuk penelitian berbentuktulisan, yang merupakan hasil dari observasi, wawancara, catatan lapangan, dokumentasi, catatan peneliti dandokumen penting lain yang mendukung.
Identitas Visual Metro Creative Hub Dalam Perancangan Desain Komunikasi Visual Untuk Meningkatkan Value Kota Metro PG Wisnu Wijaya; Refita Ika Indrayati; Winri Khairunisa
KONTEKSTUAL : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Bandar Lam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jik.v3i1.3839

Abstract

Kota Metro sebagai data awal terbentuknya Metro Creative Hub dan memberikan referensi bentuk organisasi dan organisasi Metro Creative Hub. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang menerapkan Diskusi Kelompok Terarah atau Focus Group Discussion (FGD) dan metode desain Matt Cooke guna menentukan citra Metro Kreatif Hub sebagai wahana terhubungnya antara stakeholder kreatif kota Metro. Kesimpulannya, responden menginginkan alternatif jenis logo sebagai identitas yang mencerminkan Pusat, Kreatif, Modern, Sejarah, dan Ekonomi Kreatif dengan pendekatan ruang-ruang inklusif bagi para komunitas kreatif. Dari aspek fisik, creative hub menyediakan ruang untuk berkarya bagi komunitas kreatif serta berfungsi sebagai inkubator bisnis bagi industri kreatif. Sebagai entitas fisik, creative hub biasanya terletak di satu lokasi yang berfungsi sebagai pusat kegiatan. Logo digunakan sebagai merek untuk merepresentasikan eksistensi dan konektivitas komunitas kreatif, menjadi sarana untuk lebih dalam mengeksplorasi kota Metro.