Penelitian ini mengkaji pemanfaatan fitur Instagram untuk branding media oleh sebuah toko barang bekas mode populer, yang dalam hal ini diidentifikasi sebagai akun subjek. Menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, penelitian melibatkan wawancara dengan pengikut dan pengamatan ekstensif terhadap interaksi akun. Temuan menunjukkan bahwa akun subjek secara strategis menggunakan sembilan fitur Instagram spesifik—unggahan foto/video, optimasi profil/bio, cerita, keterangan foto, komentar, suka, pesan langsung, geotagging, dan arsip cerita—untuk meningkatkan visibilitas produk dan keterlibatan. Taktik ini telah memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan penjualan, pertumbuhan pengikut, pencapaian target penjualan, loyalitas konsumen, dan pengakuan produk secara luas. Studi ini menekankan efektivitas fitur Instagram terintegrasi dalam meningkatkan kehadiran dan pengaruh merek di pasar digital.
Copyrights © 2024