Jurnal Ideologi dan Konstitusi
Vol 2 No 1 (2022): Jikons

Lembaga Adat Melayu Kota Jambi dalam Mempertahankan Eksistensi Nilai Lokal Budaya Melayu

Sahirah Hafizhah Taqiyyah (Universitas Negeri Padang)
Nurman S (Universitas Negeri Padang)
Ideal Putra (Universitas Negeri Padang)
Muhammad Prima Ersya (Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kinerja Lembaga Adat Melayu Kota Jambi dalam mempertahankan eksistensi nilai lokal budaya melayu. Jenis Penelitian yang digunakan merupakan penelitian lapangan atau field research yang berbentuk deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data observsi, wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data dilakukan ketekunan pengamatan, member checking, dan triangulasi tehnik. Analisis data digunakan dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kerja Lembaga Adat Melayu Kota Jambi dalam mempertahankan eksistensi nilai lokal budaya melayu adalah memperkuat kelembagaan Lembaga Adat Melayu Kota Jambi, membantu masyarakat menyelesaikan permasalahan adat yang ada, menulis buku mengenai adat melayu, melaksanakan prosesi pernikahan adat dan melakukan pelatihan serta sosialisasi terhadap masyarakat terkait pentingnya menjaga budaya melayu Jambi. Adapun factor yang mempengaruhi kinerja Lembaga Adat Melayu Kota Jambi adalah pemerintah, masayrakat Kota Jambi, Sumber daya manusia, sulitnya dalam memberi pemahaman kepada anak muda di Kota Jambi, masyarakat pendatang dari luar Kota Jambi dan kurangnya dana untuk menjalankan program kerja yang ada.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JIKONS

Publisher

Subject

Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Ideologi dan Konstitusi merupakan media penyebarluasan hasil penelitian, kajian konseptual, dan gagasan mengenai ideologi, filsafat, konstitusi dan ketatanegraan diseluruh belahan dunia. Jurnal Ideologi dan Konstitusi diterbitkan 2 kali ...