Jurnal Suloh
Vol 7, No 1 (2022): Juni 2022

Perbandingan perilaku asertif antara santri yatim dengan santri yang memiliki orang tua utuh

Elsa Handayani (Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala)
Abu Bakar (Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala)
Khairiah Asfaruddin (Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala)
Evi Rahmiyati (Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala)



Article Info

Publish Date
11 Oct 2022

Abstract

Assertive behavior is important for students because with assertive behavior, students can communicate and interact effectively in their surrounding environment. The purpose of this study was to describe the assertive behavior of orphaned students and students who have intact parents, as well as to determine the differences in assertive behavior between orphaned students and students who have intact parents. This study uses a comparative quantitative approach. The population of the study was junior high school students consisting of orphans and students who had intact parents totaling 178 students with a total sample of 150 students. Sampling used the Total Sampling technique for groups of orphaned students and Simple Random Sampling for groups of students with intact parents. Collecting data using an assertive behavior scale, the data is then analyzed using descriptive analysis and t-test. The results showed that the assertive behavior of most orphaned students fell into the moderate category while for students who had intact parents, most of the scores were included in the high category.  In the independent analysis of the t test sample, a significant value (2-tailed) was obtained with a value of 0.802 which is greater than 0.05, then based on the calculated t value of 1. 941 which is greater than t table 0.1391 which indicates that there is no significant difference in assertive behavior between orphaned students and students who have intact parents at the Imam Syafi'i Islamic Boarding School. ABSTRAK Perilaku asertif penting dimiliki oleh santri sebab dengan adanya perilaku asertif, santri dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan efektif dilingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku asertif santri yatim dan santri yang memiliki orang tua utuh, serta untuk mengetahui perbedaan perilaku asertif antara santri yatim dan santri yang memiliki orang tua utuh. Penelitian ini menggunakann pendekatan kuantitatif komparatif. Populasi penelitian adalah santri tingkat SMP terdiri dari santri yatim dan santri yang memiliki orang tua utuh berjumlah 178 santri dengan jumlah sampel sebanyak 150 santri. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling pada kelompok santri yatim dan simple random sampling untuk kelompok santri yang memiliki orang tua utuh. Pengumpulan data menggunakan skala perilaku asertif, data kemudian di analisis menggunakan analisis deskriptif serta uji t. Hasil penelitian menunjukkan perilaku asertif sebagian besar santri yatim masuk dalam kategori sedang sementara untuk santri yang memiliki orang tua utuh sebagian besar skornya termasuk dalam kategori tinggi. Pada analisis independent sampel t test, diperoleh nilai signifikan (2-tailed) dengan nilai sebesar 0,802 yang lebih besar dari 0,05, kemudian berdasarkan nilai t hitung 1.941 yang lebih besar dari t tabel 0,1391 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan perilaku asertif yang signifikan antara santri yatim dengan santri yang memiliki orang tua utuh di Pesantren Imam Syafi’i.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

suloh

Publisher

Subject

Humanities Education Public Health Social Sciences Other

Description

Jurnal Suloh is an open access journal by the Department of Guidance and Counseling, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia. The journal presents research and development in the field of Guidance and Counselling In School and Outside School, ...