Tidak semua orang memiliki keluarga yang utuh, ada yang harus menjalani kehidupannya tanpa bantuan pasangan karena perceraian maupun kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh dan problematika ibu tunggal dalam mencapai keberhasilan pendidikan anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan kepada tiga ibu tunggal (satu cerai hidup dan dua cerai mati) melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh ibu tunggal dalam keberhasilan pendidikan anak yaitu pola asuh autoriarian (otoriter), pola asuh autoritatif (demokratis), dan pola asuh permisif. Namun, pola asuh otoriter tidak dominan digunakan karena dua ibu tunggal dengan status cerai mati cenderung menggunakan pola asuh demokratis sementara satu ibu tunggal dengan status cerai hidup menerapkan pola asuh permisif. Selanjutnya, problematika yang dihadapi ibu tunggal dengan status cerai hidup yaitu pada aspek sosial, ekonomi, dan psikologis, sementara ibu tunggal dengan status cerai mati hanya mengalami problematika pada aspek ekonomi.Kata kunci: pola asuh, problematika, ibu tunggal
Copyrights © 2024