Orang tua menjadi tempat utama bagi anak untuk membentuk perilaku sosial. Perilaku sosial yang dimiliki anak merupakan bentuk dampak dari pola asuh orang tua. Pola asuh merupakan proses yang ditujukan untuk meningkatkan serta mendukung perkembangan anak. Salah satu faktor yang mempengaruhi pola asuh yaitu pendidikan. Bagaimanapun pendidikan dan pengalaman orang tua akan berpengaruh dalam cara menjalankan perannya sebagai orang tua untuk membimbing anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi tak berstruktur, wawancara semi-terstruktur dan studi dokumentasi. Adapun teknik analisis data melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwapola asuh orang tua berpendidikan rendah di Desa Tanggulangin cenderung menerapkan pola asuh permisif. Hal tersebut berdampak pada perilaku sosial anak yang tidak bertanggung jawab, tidak pernah berpartisipasi dalam kegiatan yang ada di masyarakat, memiliki sikap yang suka menentang, kurang percaya diri, kurang menerapkan etika dan susah menyesuaikan diri di ligkungan yang baru. Dengan kondisi tersebut maka anak dapat dikatakan tidak berfungsi secara sosial karena anak tidak dapat menjalankan tugas sebagaimana yang seharusnya karena mereka memiliki sifat yang kurang percaya diri, kemampuan dalam berkomunikasi yang kurang sehingga mereka membatasi segala sesuatunya yang berhubungan dengan masyarakat.
Copyrights © 2023