Latar belakang: Pergaulan bebas anak usia remaja pada era milenial masih menjadi polemik. Era milenial berjalan semakin cepat seiring dengan diikutinya peningkatan kemajuan teknologi yang memberikan nilai tambah dengan mudahnya mengakses segala informasi, hal ini memiliki dampak terhadap pola kehidupan masyarakat dari berbagai kalangan terutama anak usia remaja. Pada usia remaja merupakan kelompok rentan terkena pergaulan bebas dan HIV/AIDS. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan reproduksi (pergaulan bebas dan HIV) terhadap pengetahuan sikap remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan Quasi experimental dengan one group pre-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh seluruh siswa-siswi dikelas VII di SMP Negeri 1 Deli Tua Tahun 2023 Sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel dengan teknik random sampling dengan rumus slovin dan jumlah responden 23 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dengan uji hipotesis Wilcoxon. Hasil: Pengaruh edukasi kesehatan reproduksi pemberian edukasi tingkat pengetahuan remaja mayoritas kurang sebanyak 17 orang (73,9%) dan sikap negatif sebanyak 15 orang (65,2%). Dan sesudah diberikan edukasi kesehatan pengetahuan meningkat dimana mayoritas pengetahuan baik sebanyak 14 (60,9%) dan sikap positif sebanyak 17 (73,9%). Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian edukasi kesehatan reproduksi pergaulan bebas dan HIV terhadap tingkat pengetahuan remaja dengan nilai z hitungĀ 4,053 z tabelĀ 0,4906 dan nilai p value (sig) 0,001. Saran: Kepada guru pembimbing (BK) di sekolah diharapkan dapat mengadakan kegiatan ekstrakurikuler untuk membicarakan masalah kesehatan reproduksi remaja kepada seluruh siswa dalam model KIE (Komunikasi, informasi, dan edukasi) khususnya tentang dampak seks bebas pada remaja
Copyrights © 2024