Produksi ASI dan pengeluaran yang tidak mencukupi menjadi masalah utama. Tidak semua ibu yang baru melahirkan langsung dapat mengeluarkan ASI. Sementara itu, capaian pemberian ASI eksklusif di Indonesia diketahui belum memenuhi target 80% . Data dan informasi profil kesehatan Indonesia menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif pada tahun 2019 masih berada di angka 67,74% . Daun katuk merupakan alternatif pengobatan yang potensial karena memiliki banyak vitamin dan nutrisi. Senyawa aktif yang efektif pada kandungan daun katuk terdapat beberapa senyawa yaitu steroid, laktogogum, serta polifenol yang berkhasiat untuk memperbanyak ASI. Selain daun katuk ada juga daun kelor yang dapat meningkatkan produksi ASI. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui perbandingan efektifitas antara pemberian daun katuk dan daun kelor terhadap peningkatakn produksi ASI ibu nifas tahun 2023. Populasi pada penelitian ini adalah 32 ibu nifas menyusui dengan pengambilang sampel menggunaakan Teknik Purvosive Sampling dan didapatkan sampel berjumlah 18 orang.Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan Nilai perbandingan efektivitas pemberian daun katuk dan kelor dalam meningkatkan produksi ASI ibu menyusui dan didapat p value sebesar 0,011 atau 0,05, maka Ha diterima yang berarti ada Perbandingan Efektivitas Peningkatakn Produksi ASI Pada Kelompok Daun Katuk dan Kelompok Daun Kelor Di Klinik Citra Marendal
Copyrights © 2024