Dalam penelitian ini mengangkat topik pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifkan lokal UMKM perbatasan dalam mengurangi pengangguran sebatik tengah, sehingga Ekonomi kreatif dapat mengangkat rencana ekonomi dalam negeri karena pemerintah berkeinginan ekonomi kreatif bisa menjadi tulang punggung (backbone) ekonomi lokal berupaya menghasilkan nilai tambah (value added) serta membantu menguatkan citra maupun budaya daerah. Metode penelitian ini memakai pendekatannya kualitatif, yaitu metode penelitian dipakai dalam meneliti suatu keadaan objek alamiah. Dimana penelitian ini terfokus pengalaman subjektif manusia (Partisipan Informan). Hasil penelitian ini berfokus pada pengembangan ekonomi kreatif khusus wilayah perbatasan Sebatik, dimana banyaknya pelaku UMKM yang terdapat di wilayah Sebatik Tengah dan sekitarnya, salah satu adanya BKBM Al Firdaus selain melatih pendidikan formal dan pendidikan informal sangat membantu masyarakat wilayah perbatasan khusus TKI yang dideportasi dan habis masa kerja di Malaysia. Kesimpulan Bahwa sudah ada peran Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam berbagai Instansi yang terlibat dalam mengurangi pengangguran, bahwa telah adanya pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifkan lokal UMKM Perbatasan Dalam Mengurangi Pengangguran Sebatik Tengah walaupun belum maksimal.
Copyrights © 2023