Rabbayani: Jurnal Pendidikan dan Peradaban Islami
Vol. 1 No. 1 (2021)

Pembelajaran Luring di Pesantren Masa Pandemi Covid-19 dari Perspektif Pemeliharaan Jiwa-Raga (Hifzh Al-Nafs)

Roy Syidin, M. R (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Dec 2021

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam non-formal yang menyelenggarakan pembelajaran secara luring pada era new normal, kendati lembaga-lembaga pendidikan Islam formal seperti sekolah, madrasah dan perguruan tinggi, mayoritas menerapkan pembelajaran daring. Dalam artikel ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian pustaka dan teknik analisis isi yang disajikan secara deskriptif-analitik. Temuan artikel ini adalah kebijakan pembelajaran luring di pesantren dilandasi oleh pandangan teologis terkait relasi wabah dan ajal, seperti pemahaman terhadap Surat al-Baqarah [2]: 243. Sedangkan dalam praktiknya, pesantren mengedepankan prinsip Hifzh al-Nafs (memelihara jiwa-raga) pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran luring, sehingga pengelola pesantren melakukan langkah-langkah strategis sesuai dengan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pesantren dan Pendidikan Keagamaan di Masa Pandemi yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Hasilnya, pembelajaran luring di pesantren terlaksana dengan rutin, namun tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan nyawa civitas akademika pesantren.  

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

rabbayani

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

RABBAYANI intends to publish a high standard of theoretical or empirical research articles within the scope of Islamic education, which include but are not limited to Tafsir Tarbawi, Hadith Tarbawi, Studies of Islamic Education, Studies of Sufism, Science of Islamic Education, Philosophy of Islamic ...