Autisme merupakan gangguan pada otak dan saraf. Umumnya di mulai pada masa kanak-kanak. Gangguan ini mempengaruhi kemampuan berkomunikasi, berperilaku dan belajar sehingga mengakibatkan kesulitan dalam memproses beberapa hal sekaligus, seperti melakukan bantu diri menggosok gigi. Untuk mengatasi permasalahan ini maka dibutuhkan suatu metode belajar yang sesuai dengan karakteristik anak. Metode penguntaian maju merupakan salah satu metode belajar yang dapat diterapkan pada anak autisme yang memiliki permasalahan dalam kemampuan bantu diri menggosok gigi. Subjek pengabdian ini adalah anak autisme yang tinggal di wisma Dempo Empat Belas Malang. Tujuan dari pengabdian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana peneliti dapat melatih anak autisme agar mampu melakukan kegiatan bantu diri dengan mandiri dan pengaruh penguntaian maju terhadap kemampuan menggosok gigi anak autisme. Bimbingan fisik dan lisan diberikan saat pelatih melatih subjek saat menggosok gigi selama empat bulan. Sebelum diberi latihan menggosok gigi, subjek belum bisa meletakkan pasta gigi pada sikat gigi dan kesulitan menyikat gigi dengan baik. Hasil yang diperoleh setelah diberi latihan oleh pengabdi empat bulan yakni subjek dapat meletetakkan pasta gigi pada sikat gigi serta menggosok gigi dengan baik, tanpa membutuhkan banyak bantuan dari pelatih. Bantuan yang diberikan kepada subjek terbukti dapat meningkatakan kemampuan dalam hal bantu diri menggosok gigi, sehingga dapat menggosok gigi dengan mandiri tanpa bantuan dari pengasuh.
Copyrights © 2023