Hasil belajar siswa kelas VIII.A di SMP Negeri 3 Kertosono pada mata pelajaran Bahasa Inggris belum sesuai dengan yang diharapkan, terlihat pada hasil belajarnya siswa sebelum penelitian tindakan rata-rata nilai tes baru mencapai 65 (kurang baik). Hasil tersebut belum mencapai KKM. Sedangkan pembelajarannyapun masih didominasi oleh guru. Solusi untuk permasalahan tersebut dengan memberikan sebuah tindakan kelas dengan penerapan metode TEAGTOUR. Metode ini dirasakan lebih efektif, karena materi lebih mudah dikuasai oleh siswa dan lebih memotivasi guru dalam pelaksanaan pembelajaran. Tujuan penelitian tindakan ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII.A di SMP Negeri 3 Kertosono. Penelitian Tindakan ini terdiri dari 3 siklus, dengan langkah-langkah sebagai berikut : 1) Planning, membuat skenario pembelajaran dan instrumen yang diperlukan dalam penelitian. Misalnya Lembar Observasi, kuisioner siswa, lembar tes ; 2) Acting : melaksanakan pembelajaran sesuai skenario ; 3) Observing : mengambil data dan informasi ; 4) Reflecting : data hasil observasi direfleksikan untuk mengetahui perubahan-perubahan dan merencanakan kembali kegiatan selanjutnya. Hasil observasi dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada aspek hasil belajar siswa. Sebelum Pembelajaran menerapkan metode TEAGTOUR, rata – rata hasil belajar siswa di kelas baru 65, pada siklus I meningkat menjadi 76, pada siklus II menjadi 77, dan pada siklus III menjadi 81 dengan kategori baik. Hasil observasi PBM menunjukkan kinerja guru semakin baik dalam pengelolaan pengajaran maupun pengelolaan kelas, dan hasil kuisioner juga menunjukkan penerapan metode TEAGTOUR pada pembelajaran bahasa Inggris berhasil dengan skor yang diperoleh 31 atau 88%. Dengan harapan keberhasilan hari ini merupakan langkah awal dalam peningkatan mutu pendidikan di SMP Negeri 3 Kertosono, khususnya pada mata pelajaran bahasa Inggris.
Copyrights © 2017