Penyusunan perencanaan pembelajaran sangat penting dilakukan, hal ini seharusnya membuat guru tidak mengajar tanpa perencanaan. Namun sayang perencanaan pembelajaran yang mestinya dapat diukur oleh kepala sekolah, tidak dapat diukur karena hanya direncanakan dalam pikiran sang guru saja. Penelitianinibertujuanuntuk meningkatkan kemampuan guru menyusun silabus dan RPP meningkat menjadi 90% dan kualitas silabus dan RPP yang baik menjadi 80%.Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas yang berlangsung selama 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Metode penelitian yang dilakukan peneliti adalah dengan melaksanakan supervise akademik yang meliputi supervise tradisional dan supervise klinis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik secara berkelanjutan terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP di SDN Rowoharjo 3. Ini terbukti dengan meningkatnya jumlah silabus guru yang baik dari kondisi awal 12.5% menjadi 87.5% pada siklus 1 dengan kategori nilai “BAIK” dan naik pada siklus 2 menjadi 87.5% dengan kategori nilai “SANGAT BAIK”, setelah supervise akademik. Selain itu jumlah RPP yang berkualitas baik juga meningkat dari kondisi awal 25% menjadi 75% dengan Kategori nilai “BAIK” pada siklus 1 dan naik menjadi 87.5% pada siklus 2 dengan kategori nilai “SANGAT BAIK”.
Copyrights © 2020