Berdasarkan hasil pengamatan penulis atau guru, rendahnya hasil belajar ini dikarenakan tiga faktor. Pertama, siswa kurang memahami rumus mencari kecepatan, jarak dan waktu. Faktor kedua adalah penulis atau kurang tepat dalam menentukan model pembelajaran serta rendahnya penggunaan media atau alat peraga yang dapat menunjang proses pembelajaran. Penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan media JOKOWI diharapkan siswa dapat lebih memahami materi, siswa mendapatkan pengalaman nyata, sehingga, siswa akan mudah mengingat materi tersebut. Sehingga diharapkan mampu mengoptimalkan hasil belajar siswa Penelitian Tindakan Kelas ini merupakan penelitian kualitatif, yang berlangsung selama 2 siklus yang melibatkan seluruh siswa kelas X MIPA 4 SMA Negeri 1 Ngronggot Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk yang berjumlah 32 siswa. Dengan tahapan pada setiap siklusnya yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Peningkatan hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan dari siklus 1 ke siklus 2. Nilai tertinggi dan terendah pada siklus 2 sudah di atas KKM walaupun ada 2 siswa yang masih mendapatkan nilai 67. Namun hasil ketuntasan belajar sudah melebihi batas yang sudah ditentukan, sedangkan pada siklus 1 nilai terendah yang diperoleh siswa masih di bawah KKM. Rata-rata nilai aspek pengetahuan pada siklus 2 sudah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Selain itu, ketuntasan belajar siswa juga lebih tinggi di siklus 2 daripada siklus 1, dimana pada siklus 2 hanya ada 2 siswa yang belum tuntas sedangkan pada siklus 1 masih ada 12 siswa yang belum tuntas. Meskipun aspek pengetahuan ada 1 siswa yang belum tuntas pada siklus 2. Selanjutnya peningkatan hasil belajar siswa pada aspek keterampilan dari siklus 1 ke siklus 2, Jumlah siswa yang memperoleh predikat A naik menjadi 4 siswa, predikat B menjadi 21 siswa, predikat C menjadi 7 siswa. Hal ini menunjukkan bahwa pada siklus 2 sudah ada peningkatan pembelajaran siswa daripada siklus 1. Berikutnya peningkatan hasil belajar siswa pada aspek sikap dari siklus 1 ke siklus 2. Jumlah siswa yang memperoleh predikat A naik menjadi 2 siswa dan predikat B menjadi 32 siswa, dan tidak ada siswa yang memperoleh predikat C maupun D pada siklus 2. Hal ini menunjukkan bahwa pada siklus 2 sudah ada peningkatan pembelajaran siswa daripada siklus 1. Dari sini dapat dikatakan bahwa dengan media JOKOWI mampu meningkatkan hasil belajar Fisika Materi Kinematika Pada siswa kelas X MIPA 4 SMA Negeri 1 Ngronggot Kabupaten Nganjuk.
Copyrights © 2022