Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi penerapan program re-entry bagi aparatur sipil negara (ASN) setelah menyelesaikan tugas belajar. Tugas belajar di seringkali memberikan ASN kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan mereka, tetapi reintegrasi mereka ke dalam lingkungan kerja seringkali menimbulkan tantangan yang signifikan. Dalam penelitian ini, menggunakan metode SWOT yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kekuatan (Strengths), kelemahan (Weaknesses), peluang (Opportunities), dan ancaman (Threats). Selain itu, penelitian ini akan mengkaji bagaimana program re-entry dapat dirancang dan diterapkan dengan efektif untuk memaksimalkan manfaatnya. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya penerapan program re-entry bagi ASN yang telah menyelesaikan tugas belajar. Implikasi dari penelitian ini juga dapat membantu pemerintah dan lembaga terkait dalam merancang kebijakan yang lebih efektif untuk mendukung reintegrasi ASN ke dalam sistem administrasi publik, sehingga dapat berkontribusi secara positif terhadap pembangunan dan peningkatan kapasitas pelayanan publik di Indonesia.
Copyrights © 2023