Masa pandemi COVID-19 sangat mempengaruhi nilai tingkat efisiensi pelayanan rawat inap di fasilitas pelayanan kesehatan khususnya di rumah sakit. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, tahun 2019 ditemukan bahwa nilai indikator pelayanan rawat inap di RS UNUD belum memenuhi standar Depkes RI. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat efisiensi hunian tempat tidur pada ruang isolasi COVID-19 di RS UNUD. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan desain penelitian cross sectional yang dilaksanakan di RS UNUD pada bulan April-Juni 2022. Sampel penelitian adalah ruang rawat inap isolasi COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan indikator BOR ISO EF dan ISO GH tahun 2020-2021 dominan memiliki nilai di bawah 60%. Nilai indikator BTO ISO EF dan ISO GH tahun 2020-2021 seluruhnya memiliki nilai di bawah 40 kali. Nilai indikator TOI ISO EF dan ISO GH tahun 2020-2021 dominan memiliki nilai di atas 3 hari. Nilai indikator AvLOS ISO EF dan ISO GH tahun 2020-2021dominan memiliki nilai di atas 9 hari. Simpulan yang diperoleh, tingkat efisiensi nilai indikator BOR, BTO, TOI, dan AvLOS ISO EF dan ISO GH tahun 2020-2021 sebagian besar belum memenuhi nilai ideal Depkes RI.
Copyrights © 2024