Laporan keuangan merupakan suatu instrumen penting bagi internal maupun eksternal perusahaan untuk memastikan kelangsungan usaha. Akan tetapi, beberapa manajer berusaha agar laporan keuangan terlihat baik di mata shareholder maupun stakeholder. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kecurangan laporan keuangan dengan pendekatan hexagon fraud theory yang melibatkan enam elemen: stimulus, kapabilitas, kesempatan, rasionalisasi, arogansi, dan kolusi. Penelitian ini menetapkan sampel perusahaan infrastruktur di Bursa Efek Indonesia berdasarkan IDX-IC tahun 2019-2022 dengan beberapa kriteria. Terseleksi 23 perusahaan atau 92 data dengan metode purposive untuk pemilihan sampel. Analisis regresi logistik digunakan untuk menguji hipotesis dalam teknik analisis data yang membuktikan faktor stimulus yaitu target keuangan dan faktor peluang yaitu karakteristik industri berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan. Faktor lain yaitu: faktor stimulus dalam hal stabilitas keuangan, tekanan eksternal, dan kebutuhan keuangan pribadi; faktor kapabilitas; faktor peluang dalam hal ketidakefektifan pengontrolan; faktor rasionalisasi; arogansi; kolusi tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan.
Copyrights © 2023