Resesi terjadi hampir di seluruh belahan dunia akibat dari pandemi covid-19. Di masa pandemi covid-19 beberapa perusahaan di Indonesia mengalami kerugian mereka bekerja keras untuk bertahan. Penelitian ini dilakukan guna menguji pengaruh kinerja keuangan pada kualitas laba. Tujuannya adalah untuk menyediakan bukti secara empiris apakah kinerja keuangan berpengaruh pada kualitas laba. Pengujian dilakukan pada perusahaan manufaktur sub sektor industry makanan dan minuman yang terdaftar di bursa efek Indonesia pada tahun 2020-2022. Variabel kinerja keuangan yang dianalisis meliputi rasio solvabilitas, rasio likuiditas, rasio profitabilitas, dan rario aktivita. Regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS 23 digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menampilkan bahwa rasio aktivitas pada penelitian ini berpengaruh terhadap kualitas laba, namun arah yang ditunjukkan berbeda dengan prediksi dan teori. Secara teori semakin tinggi rasio aktivitas maka semakin baik kualitas laba, namun hasil penelitian ini menunjukkan hasil yang sebaliknya. kondisi perekonomian yang tidak stabil selama masa pengamatan menjadi alasan utama hipotesis ini di tolak semakin tinggi nilai rasio aktivitas belum tentu semakin tinggi pula nilai kualitas laba. Variabel lain dalam penelitian ini yaitu rasio solvabilitas, rasio likuiditas, dan rasio profitabilitas menunjukkan hasil tidak berpengaruh terhadap kualitas laba. Hal tersebut karena kondisi perekonomian selama masa pengamatan kurang stabil imbas pandemic covid-19.
Copyrights © 2024