Evaluasi unit operasi dan unir proses IPLT Keputih perlu dilakukan, guna menunjang tingkat pelayanan IPLT Keputih. Pengujian karakteristik lumpur yang masuk ke IPLT dilakukan dengan melakukan pengujian di laboratorium terkait parameter pH, BOD, COD, TSS, TVS, TFS, N, P, minyak, lemak serta uji SVI. Sampel yang diambil dari beberapa tempat, yaitu berasal dari non tinja seperti Sentra Wisata Kuliner, Rusunawa, Sentra Pasar Ikan, Fasilitas Kesehatan, Mall dan Restoran. Sedangkan untuk lumpur tinja diambil dari masing-masing unit pengolahan di IPLT Keputih. Berdasarkan karakteristik masing-masing beban pencemar, yaitu berasal lumpur non tinja dan tinja mengindikasikan beban yang cukup besar. Beban lumpur sendiri yang didapatkan dari Rusunawa mengindikasikan bahwa lumpur masih tergolong segar, belum ada degradasi yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik lumpur tinja dari masing-masing unit pengolahan IPLT Keputih masih melebihi baku mutu yang berlaku. Besarnya beban pencemar yang masuk ke IPLT Keputih yang bukan hanya dari lumpur tinja, namun juga lumpur non tinja mengakibatkan beban pengolahan yang tidak sesuai idle capacity unit pengolahan di IPLT Keputih.
Copyrights © 2023