Perilaku pacaran pada remaja merupakan faktor risiko terjadinya perilaku seks bebas yang mengakibatkan timbulnya kelahiran yang tidak diinginkan serta sebagai salah satu faktor kematian ibu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang nilai positif dan negatif dari perilaku pacaram sehingga remaja bisa menghindari terjadinya perilaku seks bebas serta kehamilan yang tidak diinginkan. Kegiatan dilakukan selama beberapa bulan dengan dalam bentuk interaksi klasikal dengan remaja di SMA. Metode pembinaan yang dilakukan pada remaja dengan memberikan penyuluhan di sekolah-sekolah yang terdapat di Mojokerto. Pembinaan berupa penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi. Peserta didik diberikan materi tentang pacaraan, dampak dan kerugiannya selama beberapa jam lalu diajak untuk berdiskusi tentang dampak. Dalam pelaksanaan metode ini ada kemungkinan untuk sharring peserta didik pada narasumber sehingga sedikitnya mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh remaja. Hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat berupa pembinaan remaja awal tentang perilaku berpacaran menunjukkan bahwa sumber informasi yang paling dominan bagi remaja adalah media massa. Upaya pembinaan yang rutin dilakukan pada remaja setiap dua minggu sekali sebanyak 4 kali mampu merubah pengetahuan dan sikap remaja terhadap perilaku berpacaran.
Copyrights © 2021