Big Buster Burger adalah bisnis burger yang berlokasi di Tangerang Selatan , yang menjual burger dengan konsep fusion food yaitu hidangan burger khas Amerika Serikat dipadukan dengan bumbu khas Internasional seperti Jepang, Korea, Perancis dan Indonesia. Tajamnya persaingan bisnis burger di Tangerang Selatan mendorong Big Buster Burger untuk membuat keputusan untuk menjaga eksistensi brand dan menarik perhatian publik demi peningkatan penjualan. Marketing Public Relations (MPR) menjadi jalan yang diambil oleh perusahaan untuk menjaga citra perusahaan dan meningkatkan kesadaran merk (brand awareness) pada publik, serta dapat mendorong peningkatan penjualan. Dalam pelaksanaan kegiatan MPR, skema SOSTAC digunakan sebagai pedoman dalam menjalankan program MPR. SOSTAC adalah kependekan dari Situation analysis, Objective, Strategy, Tactic, Action, Control . SOSTAC adalah skema digital marketing yang umum digunakan untuk menganalisa dan memperluas bisnis perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu studi kasus eksplanatori dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang telah diperoleh yaitu Big Buster Burger telah melakukan kegiatan MPR yaitu “Ramadhan Bundling Project : Big Buster Burger x Es Bunenk” pada Ramadhan 2021 , dimana dua merek kuliner berkolaborasi dengan menjual produk bundling / paket guna menarik perhatian pelanggan khususnya di bulan Ramadhan. Dengan kegiatan kolaborasi ini, Big Buster Burger dapat menjaga image sebagai merk fusion burger di Tangerang Selatan dan meningkatkan brand awareness di mata publik.
Copyrights © 2023