Penggunaan antena fleksibel pada aplikasi Internet of Things (IoT) semakin diminati untuk mengatasi keterbatasan antena mikrostrip konvensional yang berbahan kaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk merealisasikan antena fleksibel yang bekerja pada frekuensi IoT 2.4 GHz dan menganalisis pengaruh bending pada antena tersebut. Pemilihan material antena mikrostrip harus mempertimbangkan karakteristik elektris dan mekanis. Material FR9111 dipilih karena memiliki permitivitas relatif yang hampir sama dengan material fleksibel lainnya namun lebih kuat secara mekanis. Sebelum disimulasikan, dimensi patch antena dan feedline terlebih dahulu dihitung secara matematis. Berdasarkan hasil simulasi, antena memiliki dua frekuensi kerja yaitu 0.885 MHz dengan return loss -16.81 dB dan 2.4 GHz return loss -14 dB. Antena mikrostrip kemudian difabrikasi dan diukur dengan kondisi awal 0° atau datar. Selanjutnya antena dilekukkan (bending) dengan sudut 30°, 60°, dan 90° untuk diukur kembali. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa antena mikrostrip memiliki dua frekuensi kerja yang berbeda tergantung sudut bending. Bending pada antena juga berpengaruh terhadap return loss dan bandwidth.
Copyrights © 2024