Latar Belakang: Kebijakan otonomi daerah memberikan keleluasaan kepada pemerintah daerah untuk mengelola daerahnya sendiri. Namun demikian, kinerja pemerintah daerah setelah otonomi daerah menunjukkan hasil yang kurang baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh kompetensi sumber daya manusia dan sistem pengendalian internal terhadap kinerja pemerintah daerah dengan sistem informasi akuntansi sebagai variabel moderasi. Metode Penelitian: Pemilihan sampel yang diteliti didasarkan pada metode purposive sampling. Sebanyak 160 dosen tetap perguruan tinggi di Yogyakarta dilibatkan sebagai responden dengan cara mengisi kuesioner secara langsung. Hasil Penelitian: Kompetensi sumber daya manusia dan sistem pengendalian internal berpengaruh positif terhadap kinerja pemerintah daerah. Namun demikian sistem informasi akuntansi tidak dapat memoderasi hubungan antara kompetensi sumber daya manusia, sistem pengendalian internal terhadap kinerja pemerintah daerah. Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur mengenai determinan kinerja pemerintah daerah menggunakan sudut pandang teori agensi dan stewardship.
Copyrights © 2024