Penelitian inidi latar belakangi oleh lunturnya implementasi nilai gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Sementara itu, nilai yang terdapat pada budaya gotong royong memiliki peran penting sebagai pemersatu bangsa.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan gotong royong, mendeskripsikan faktor penghambat implementasi gotong royong, mendeskripsikan upaya melestarikan budaya gotong royong. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan bentuk penelitian Studi Kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan kegiatan gotong royong pada kegiatan kerja bakti terlaksana secara rutin dan terjadwal, kegiatan yang dilaksanakan berupa membersihkan lapangan dan lingkungan sekitar, 2) Faktor penghambat kegiatan gotong royong pada kegiatan kerja bakti meliputi sikap masyarakat yang mulai melupakan nilai-nilai gotong royong dan menganut paham individualisme, kuatnya egoisme, dan kurangnya kesadaran, 3) Upaya melestarikan kegiatan gotong royong pada kegiatan kerja bakti dapat dilakukan dengan menjaga tali silaturahmi, menjalin komunikasi yang baik, dan menerapkan kepedulian sosial di dalam kehidupan masyarakat.Kata Kunci: Nilai Gotong Royong, Kehidupan Masyarakat
Copyrights © 2022