Studi menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 1 ketua lembaga, 1 instruktur, 2 peserta didik, dan 2 pengurus lembaga sebagai informan. Tiga metode pengumpulan data digunakan: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Tringulasi sumber dipakai untuk keabsahan data. Dalam studi ini metode analisis data dengan tahap pengumpulan data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Temuan studi ini memperlihatkan bahwa implementasi kegiatan praktek pada kursus menjahit di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Dessy ada 3 tahap yaitu Berdasarkan hasil penelitian di LKP Dessy bahwa, perencanaan pada LKP Dessy dimulai dengan menentukan rencana tujuan pembelajaran yang harus dicapai oleh siswa, Pelaksanaan kursus menjahit akan lebih lancar jika cara pengajaran yang dipilih dapat menumbuhkan lingkungan belajar yang menggembirakan maka meningkatkan perilaku aktif, kreatif juga bersemangat belajar siswa. Berdasarkan teori diatas selaras dengan hasil wawancara yang peneliti lakukan bahwa dalam LKP Dessy terdapat evaluasi proses dan evaluasi hasil, Sedangkan untuk faktor penghambat yaitu kerusakan mesin dan tingkat kerajinan peserta didik yang kurang optimal. Simpulan dari penelitian yaitu implementasi kegiatan praktek pada kursus menjahit di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Dessy dimulai dari aktivitas pelekasanaa, kemudian dengan pelaksanaan, dan dilakukan dengan evaluasi. Saran yang dapat diberikan yaitu: 1) bagi mereka yang merencanakan kelas menjahit untuk rutin memeriksa alat yang akan digunakan dalam kursus menjahit supaya dapat digunakan ketika proses pelatihan 2) lebih fokus pada saat proses pembelajaran. 3) Bagi peneliti yang akan meneliti dengan tema sama, diharapkan bisa melengkapi aspek-aspek lainnya yang belum diteliti
Copyrights © 2024