Penawaran harga penyedia jasa bisa terjadi tiga hal antara lain over, sesuai dengan anggaran yang ditetapkan dan under. Dalam rangka agar tidak mengalami kerugian atau untuk mendapatkan suatu nilai keuntungan tertentu, penyedia jasa melakukan strategi yang salah satunya mengurangi alokasi biaya pelaksanaan di lapangan yang berdampak terhadap pemenuhan kinerja pelaksanaan proyek preservasi jalan Cirebon - Palimanan - Sumedang. Kegiatan Preservasi Jalan berupa pencegahan, perawatan, dan perbaikan yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal melayani lalu-lintas sehingga umur rencana yang ditetapkan dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap pemenuhan kinerja preservasi jalan akibat nilai penawaran terendah, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh faktor – faktor nilai penawaran terendah terhadap pemenuhan kinerja preservasi jalan Cirebon – Palimanan – Sumedang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Teknik dalam pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari kuesioner, uji statistik, uji hipotesis. Sedangkan analisis yang digunakan dalam uji statistik menggunakan SPSS 25. Berdasarkan hasil analisis bahwa hasil uji statisik dan analisis verifikatif menunjukkan bahwa faktor sistem pengendalian proyek memberikan dampak positif dan signifikan pada kinerja preservasi jalan dengan kontribusi sebesar 1.896, disusul kemudian oleh faktor spesifikasi design yang memberikan kontribusi sebesar 1.312. Total kontribusi semua faktor atau sub-variabel dari nilai penawaran terendah terhadap kinerja preservasi jalan Cirebon - Palimanan - Sumedang adalah sebesar 90,60 %, Sementara sisanya sebesar 9,40 % berasal dari variabel lain yang tidak dilibatkan dalam penelitian ini.
Copyrights © 2023