Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi eksistensi radisi manuk sangkep dalam aspek perkawinan masyarakat suku Karo, yang merupakan suatu tradisi berupa makanan khas masyarakat karo yang menggunakan ayam sebagai bahan utamanya, dimana ayam dimasak secara utuh, yang artinya daging ayam disusun kembali menyerupai wujud semula pada ayam pada saat ayam tersebut sedang dimasak dan sudah dipotong-potong. Masyarakat Karo juga meyakini bahwa dari bentuk ayam yang disusun secara utuh dapat meberikan keutuhan juga bagi kehidupan masyarakat suku Karo. Hasil Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnohitoris, yang bertujuan untuk membahas mengenai 1) asal usul keberadaan tradisi manuk sangkep pada masyarakat suku Karo Desa Rumah Sumbul 2). Eksistensi tradisi manuk sangkep dalam aspek perkawinan yang bertujuan memepertahankan tradisi manuk sangkep tersebut dengan tujuan untuk mewariskan budaya ke generasi berikutnya bagi masyarakat suku Karo.
Copyrights © 2024