Penelitian ini melakukan identifikasi risiko keterlambatan waktu proyek dengan menggunakan metode multi kriteria Fuzzy AHP. Dengan menggunakan Fuzzy AHP dapat melakukan pembobotan tingkat kepentingan dari faktor tersebut dalam mempengaruhi risiko terjadinya keterlambatan waktu proyek. Faktor dengan urutan yang pertama adalah keterlambatan perijinan. Faktor dengan urutan kedua adalah keterlambatan pembebasan lahan. Keterbatasan anggaran menjadi faktor yang terpenting berikutnya. Faktor dengan urutan berikutnya adalah keterlambatan material. Sementara itu urutan berikutnya merupakan faktor yang sama penting adalah pekerja yang tidak kompeten, keterbatasan peralatan dan jumlah pekerja yang kurang. Pada studi ini urutan faktor adalah pengawasan dengan mendapatkan bobot paling kecil
Copyrights © 2024