Latar belakang: BBLR adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500-gram tanpa memandang masa kehamilan. Menurut Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2015, Prevalensi BBLR diperkirakan 15% dari seluruh keluruhan di dunia dengan batasan 3,3% - 38% dan sering terjadi di seluruh negara-negara berkembang atau sosio ekonomi rendah. Di Puskesmas Tino sendiri dari tahun 2019 sampai 2021 terdapat 11 kasus anak yang lahir BBLR. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara Riwayat BBLR dengan pertumbuhan anak usia 3-5 tahun Metode: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Dari hasil penelitian ini didapatkan anak yang memiliki Riwayat BBLR dan pertumbuhannya tidak sesuai sebanyak 7 orang (12.7%) dan yang memiliki pertumbuhan yang sesuai sebanyak 8 orang (14.5%). Sedangkan anak yang tidak yang tidak memiliki Riwayat BBLR dan mempunyai pertumbuhan yang sesuai sebanyak 39 orang (70.9%) dan yang tidak memiliki pertumbuhan yang sesuai sebanyak 1 orang (1.8%). Hasil analisis bivariat dengan uji chi square didapatkan (p = 0.00> α = 0.05) yang berarti ada hubungan yang bermakna antara riwayat BBLR dengan pertumbuhan anak usia 3-5 tahun. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat BBLR dan pertumbuhan anak usia 3-5 tahun. Anak-anak dengan riwayat BBLR memerlukan perhatian khusus untuk memastikan mereka mendapatkan nutrisi dan perawatan kesehatan yang memadai, guna mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.
Copyrights © 2024