Keperluan masyarakat yang cenderung praktis, termasuk sandang, pangan, dan hiburan, dapat dipenuhi tanpa banyak gerakan. peningkatan konsumsi makanan cepat saji dan ketergantungan yang semakin tinggi pada teknologi dapat menyebabkan munculnya masalah terkait status gizi, tidak hanya sebatas kurang gizi, tetapi juga meliputi peningkatan berat badan. Adapun akibat meningkatnya Indeks Massa Tubuh (IMT) dapat mempengaruhi bentuk arcus pedis. Tujuan: Untuk mengetahui apakah ada korelasi antara Indeks IMT dengan bentuk arcus pedis pada anak usia 9-12 tahun. Metode: menggunakan metode Cross Sectional dengan sampel 84 anak, menerapkan metode purposive sampling dan pengambilan sampel secara acak (randbetween). Data dianalisis menggunakan uji spearment rho test menggunakan SPSS versi 25. Hasil: nilai signifikasi p = 0,00 dengan nilai korelasi yaitu r = -0,723 yang menunjukkan adanya hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan bentuk arcus pedis pada anak usia 9-12 tahun dan data bersifat negatif.
Copyrights © 2024