Penelitian ini membahas tentang sejarah dinamika yang terjadi pada masa pemerintahan Hindia Belanda, yakni di dengan mencakup wilayah Batavia dari Kota Tua menuju Weltevreden pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Wilayah perkotaan Batavia (Jakarta) mengalami perubahan dramatis seiring dengan perluasan wilayah pada masa Hindia Belanda yaitu dari Kota Tua hingga Weltevreden. Kota Tua merupakan pusat perdagangan dan administrasi Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC) ketika Belanda pertama kali didirikan pada awal abad ke-17. Kota Tua merupakan pusat perdagangan dan pemerintahan yang penting karena posisinya yang menguntungkan dan pertahanannya yang kuat. Namun pada akhir abad ke-18, terjadi migrasi massal dari para warga ke lingkungan Weltevreden yang lebih besar dan lebih higienis yang disebabkan oleh infrastruktur yang rusak dan keadaan yang tidak higienis. Pusat administratif baru, Weltevreden, dibangun pada awal abad ke-19 dan mencerminkan gaya arsitektur Eropa dan konsep perencanaan kota dengan dibentuknya organisasi terhadap perencanaan wilayah yang mengatur pembangunan permukiman, sarana, dan infrastruktur kota. Transisi dari Kota Tua ke Weltevreden juga menyoroti perkembangan kota yang dinamis dan pengaruh kolonial terhadap evolusi sejarah dan budaya kota. Perubahan dari Kota Tua ke Weltevreden menunjukkan pertumbuhan kota Batavia yang cepat serta pengaruh kolonial terhadap perkembangan sejarah dan budaya kota.
Copyrights © 2024