Pasung merupakan kegiatan pembatasan ruang gerak kepada seseorang secara paksa yang dapat dilakukan menggunakan dua bilah kayu kemudian dikunci dan dilakukan diruangan yang jauh dari keramaian. Pasung yang dilakukan berdampak negatif dan dapat mempengaruhi kondisi fisik maupun psikologis orang yang dipasung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui bagaimana konsep diri yang dimiliki ODGJ pasca pasung.Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Kulon Progo yang melibatkan sebanyak empat orang yaitu satu responden utama dan tiga responden pendukung. Sementara teknik analisis yang digunakan adalah IPA (Interpretative Phenomenological Analysis) guna mengetahui dinamika konsep diri pada ODGJ pasca pasung. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini meliputi: 1) Pemasungan tidak mengubah konsep diri SD sebelum dipasung namun justru menambah konsep diri baru, 2) pemasungan berdampak pada kondisi fisik dan psikologis, 3) Faktor yang mempengaruhi konsep diri SD berasal dari pengalaman dan respon lingkungan.
Copyrights © 2022