Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang ada di tengah masyarakat mengenai tradisi pelet betteng. Sebagai salah satu kearifan lokal yang masih dijaga dalam kehidupan masyarakat, khususnya daerah Madura. Yakni daerah yang memiliki keberagaman upacara tradisi yang masih dilestarikan. Salah satu tradisi atau adat yang masih dilakukan oleh masyarakat Desa Pakamban Laok adalah tradisi pelet betteng (acara tujuh bulanan masa kehamilan). Hanya dilakukan pada anak pertama yang sering muncul pertanyaan baik dalam pelaksanaannya atau tatacara didalam melakukannya yang bersifat keyakinan. Sehubungan dengan hal itu ada juga upaya dalam menanggulangi fundamentalisme agama dalam tradisi pelet betteng itu sendiri, yang mana adanya tradisi pelet betteng tersebut dapat menanggulangi fundamentalisme agama sebagaimana dapat meminimalisir ancaman-ancaman yang ada di dalam pelaksanaan ataupun hal-hal yang berkaitan dengan pelet betteng.
Copyrights © 2022