Upaya pendidikan anak menjadi pribadi yang baik sesuai dengan agama diperlukan ilmu parenting yang tepat agar anak mempunyai jiwa keislaman. Guna mendapatkan hasil yang kredibel dari Islamic parenting, maka butuh penafsiran yang dapat diakui oleh ulama salaf dan khalaf. Di sini tafsir Al-Tabari dan tafsir Al-Munir terpilih menjadi tafsir fenomenal dan masyhur pada masanya. Untuk mengetahui konsep Islamic parenting dalam al-Qur’an, surah yang dipilih ialah QS. Luqman ayat 12-19. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (Library Research), analisis data menggunakan metode komparatif dengan suumber data primer yang digunakan adalah tafsir Jami’ al-Bayan ‘An Ta’wil Ayi al-Qur’an dan al-Tafsir al-Munir dan sember data sekunder yaitu buku-buku yang berhubungan dengan objek kajian pembahasan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep Islamic Parenting yang dibangun Imam al-T{abari lebih banyak bertendensi pada varian pendapat ahli takwil dengan inferensial yang sederhana. Sedangkan Al-Zuhaili lebih kepada eksistensi ayat itu dan penekanan pada eksistensi kisah itu diceritakan. Adapun persamaannya terdapat pada inferensial dogma Islam, sedang perbedaannya pada analisis penafsiran keduanya.
Copyrights © 2024