Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan perubahan fungsi kardiorespirasi pada mahasiswa kedokteran Universitas Prima Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu dengan desain one-group pre-and post-test untuk menguji hubungan tersebut. Purposive sampling dengan rumus Federer digunakan untuk memilih sampel yang berjumlah 32 orang mahasiswa kedokteran Universitas Prima Indonesia. Queen's College Step Test digunakan untuk mengukur kebugaran kardiorespirasi dan aktivitas fisik dalam data yang dikumpulkan. Analisis data memakai SPSS versi 27 serta Uji Wilcoxon digunakan untuk analisis statistik, dengan ambang signifikansi P <0,05. Temuan penelitian menunjukkan bahwa di kalangan mahasiswa kedokteran Universitas Prima Indonesia, aktivitas fisik dan perubahan fungsi kardiorespirasi berhubungan (P=0,005). Dari tiga puluh dua orang mahasiswa kedokteran Universitas Prima Indonesia didapati Delapan orang mahasiswa kedokteran Universitas Prima Indonesia semuanya mengalami perubahan pada sistem kardiorespirasi mereka sebelum dan sesudah melakukan aktivitas fisik (4,50). Artinya Terdapat hubungan aktivitas fisik dengan perubahan fungsi kardiorespirasi pada mahasiswa kedokteran Universitas Prima Indonesia.
Copyrights © 2024