Remaja yang sehat adalah salah satu aset yang akan membangun bangsa dimasa depan. Generasi muda yang akan melanjutkan pembangunan dan perkembangan bangsa, penting untuk memperhatikan kesehatan dan status gizi remaja untuk dipersiapkan sejak dini. Remaja dengan obesitas menjadi masalah serius karena dapat berlanjut hingga usia dewasa. Obesitas diartikan sebagai ketidakseimbangan antara asupan energi (intake) dan energi yang digunakan (expenditure), yang ditandai dengan penumpukan energi yang abnormal. Keseimbangan energi didalam tubuh dipengaruhi oleh faktor dari dalam tubuh yaitu regulasi fisiologis dan metabolisme dan dari luar tubuh yang berkaitan dengan gaya hidup (lingkungan) yang mempengaruhi kebiasaan makan dan aktivitas fisik. Penelitian ini mengunakan literature review atau tinjauan pustaka. Dalam mencari jurnal kriteria yang digunakan adalah jurnal dengan pembahasan obesitas pada remaja akibat konsumsi fast food. Dalam mencari jurnal tersebut mengunakan database google scholar (google cendikia) dan melalui web garuda. Terdapat hubungan antara konsumsi fast food dengan kejadian obesitas pada remaja hal ini dibuktikan dengan 6 dari 9 artikel menyatakan bahwa terdapat hubungan antara konsumsi fast food dengan kejadian obesitas pada remaja. Faktor penyebab konsumsi fast food pada remaja adalah pengetahuan, uang saku, kemudahan akses, teman sebaya,kesibukan orang tua,dan media sosial. Faktor penyebab obesitas pada remaja pengetahuan yang rendah, kelebihan asupan, kurang aktivitas fisik, gen, kemudahan memperoleh akses.
Copyrights © 2024