Teknologi kecerdasan buatan (AI) telah mengalami perkembangan pesat menjadi sejenis alat yang dimanfaaatkan dari berbagai aspek kehidupan termasuk dalam penulisan ilmiah. Peran AI yang paling menonjol ialah terbentuknya ChatGPT yang memiliki kemampuan untuk memahami, menganalisis dan menghasilkan teks dengan cara kerja seperti otak manusia. Penggunaan bahasa yang alami dan bahasa yang terkesan ilmiah memberikan daya tarik sekaligus ancaman bagi dunia akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peranan ChatGPT dalam etika akademik untuk penulisan ilmiah. Etika akademik melibatkan prinsip-prinsip moral yang berdasarkan dalam standar keilmiahan, termasuk integritas, kejujuran dan pengakuan terhadap kontributor asli. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka yang berfungsi dalam mengumpulkan, menganalisis, mengindentifikasi serta mengintegrasikan knowledge yang relevan dan sumber data ChatGPT lalu disesuaikan berdasarkan etika akademik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT sebagai hasil karya kekayaan intelektual. Sedangkan penggunaan Chat GPT dalam penelitian ilmiah perlu distandarkan sesuai dengan hukum dan etika yang berlaku. Sehingga dalam penggunaan ChatGPT harus berdasarkan pada aspek-aspek etika agar sesuai dengan tridarma perguruan tinggi.
Copyrights © 2023