Penyuluhan mengenai penggunaan antibiotik yang bijak merupakan langkah penting dalam mengurangi risiko resistensi antibiotik. Penelitian ini dilakukan sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan tema "Metabolic Disorder" di Dusun Randusari, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Surakarta. Pendekatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang) untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang tepat. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, home visit, dan pelatihan pembuatan kotak obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan berhasil menjangkau 98,6% dari target yang ditetapkan. Home visit dilakukan untuk mengontrol kepatuhan penggunaan antibiotik, terutama pada pasien TBC, dengan tingkat keberhasilan kunjungan 100%. Pelatihan pembuatan kotak obat dihadiri oleh anggota karang taruna dengan tingkat keberhasilan 96%. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik bagi masyarakat tentang pentingnya penggunaan antibiotik yang bijak untuk mengurangi risiko resistensi antibiotik
Copyrights © 2024