Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar gerak dasar lokomotor pada siswa kelas II SDN Babatan 1/456 Kota Surabaya melalui pendekatan bermain. Menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan siklus I menerapkan permainan "Jala Ikan" dan siklus II menggunakan permainan "Estafet Tongkat". Data dikumpulkan melalui evaluasi hasil belajar yang meliputi aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan klasikal dari 66,67% pada siklus I menjadi 83,33% pada siklus II, dengan nilai rata-rata meningkat dari 73,35 menjadi 82,03. Aktivitas siswa juga meningkat dari 65% pada siklus I menjadi 83% pada siklus II. Penerapan pendekatan bermain terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar gerak dasar lokomotor, motivasi, dan keterlibatan siswa. Penelitian ini merekomendasikan penerapan berbagai permainan yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di masa depan.
Copyrights © 2024