Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi dampak kurangnya dukungan komunikasi keluarga terhadap pendidikan anak pada perilaku siswa di sekolah. Studi ini melibatkan analisis kasus dari beberapa siswa di tingkat sekolah menengah pertama yang mempunyai pengalaman terhadap kurangnya dukungan komunikasi keluarga dalam hal pekerjaan rumah, Pembentukan Karakter, Motivasi terhadap keseharian dan interaksi sehari-hari yang mendukung pendidikan. Data dikumpulkan melalui proses observasi langsung, penyebaran kuesioner, serta evaluasi perilaku dan kinerja akademik siswa di sekolah. Studi ini menyoroti aspek yang menjadi faktor pentingnya komunikasi keluarga yang mendukung dalam membentuk perilaku anak di lingkungan sekolah. Implikasi penelitian ini menekankan perlu adanya intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya peran atau kehadiran mereka dalam mendukung pendidikan anak. Program-program pelatihan orang tua dan dukungan komunikasi keluarga dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak dan mengurangi dampak negatif kurangnya dukungan komunikasi keluarga terhadap perilaku siswa di sekolah. Penelitian mendatang dapat mengeksplorasi lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang dapat menjadi jalan tengah hubungan antara komunikasi keluarga dan perilaku anak, serta mengidentifikasi strategi intervensi yang lebih spesifik dan efektif untuk meningkatkan kualitas komunikasi keluarga dalam konteks pendidikan.
Copyrights © 2024