Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku kriminal remaja. Lingkungan sosial yang dimaksud mencakup faktor-faktor seperti keluarga, teman sebaya, pendidikan, dan lingkungan sekitar remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kuantitatif dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Responden adalah remaja di wilayah tertentu yang dipilih secara acak. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik seperti regresi dan analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku kriminal remaja. Faktor-faktor seperti keluarga yang kurang harmonis, pergaulan dengan teman sebaya yang terlibat dalam kegiatan negatif, rendahnya tingkat pendidikan, dan lingkungan sekitar yang kurang mendukung memiliki hubungan dengan tingkat perilaku kriminal remaja yang lebih tinggi. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya perhatian lebih terhadap peran lingkungan sosial dalam membentuk perilaku remaja, baik dari segi pendidikan, pembinaan keluarga, maupun pengawasan lingkungan sekitar. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan strategi intervensi yang lebih efektif untuk mencegah dan mengurangi perilaku kriminal remaja berdasarkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengaruh lingkungan sosial.
Copyrights © 2024