Pertumbuhan bisnis coffee shop di Indonesia telah mengalami peningkatan sangat pesat. Pertumbuhan bisnis coffee shop tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga telah merambah di kota-kota kecil, salah satunya Kabupaten Tulungagung. Menjamurnya coffee shop di Tulungagung menuntut para pebisnis menerapkan komunikasi pemasaran yang efektif untuk mencapai tujuan bisnis. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh tiga coffee shop di Tulungagung, yaitu ACC Coffee, Hakui Kopi, dan Foresthree Coffee Tulungagung, dalam menarik minat beli konsumen. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan konsep Marketing Mix 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence). Hasil penelitian menunjukkan ketiga coffee shop tersebut menjalankan strategi komunikasi pemasaran dalam menarik minat beli konsumen. Strategi tersebut dilakukan melalui media sosial sebagai media promosi, pemberian program promo yang beragam untuk menarik minat beli, serta kolaborasi dengan influencer untuk memperluas jangkauan pasar. Meskipun masing-masing menerapkan pendekatan berbeda sesuai karakteristik dan target pasar mereka. Ketiganya memiliki keunikan masing-masing yang dapat membedakan mereka dari pesaing. Kata Kunci: Komunikasi Pemasaran, Coffee Shop, Strategi Pemasaran, Perilaku Konsumen, Marketing Mix
Copyrights © 2024