Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh praktek kepemimpinan terhadap kinerja karyawan dengan mempertimbangkan motivasi dan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan 100 karyawan dari berbagai sektor industri sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktek kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,513, p < 0,001), dengan nilai R² sebesar 0,427 yang menunjukkan bahwa model regresi dapat menjelaskan sekitar 42,7% variabilitas kinerja karyawan. Sementara itu, kepuasan kerja tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,179, p = 0,110), yang mengindikasikan bahwa faktor ini mungkin tidak memainkan peran penting dalam konteks model ini. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa praktek kepemimpinan yang efektif berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan, sedangkan kepuasan kerja, meskipun relevan, tidak memiliki dampak yang signifikan dalam model ini. Temuan ini memberikan wawasan bagi manajer dan pemimpin organisasi untuk fokus pada perbaikan praktek kepemimpinan sebagai strategi utama dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini juga menyarankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan secara lebih mendalam. Kata Kunci: Praktek Kepemimpinan, Kinerja Karyawan, Kepuasan Kerja, Motivasi.
Copyrights © 2024