Fraud atau kecurangan merupakan tindakan yang disengaja untuk menipu pihak lain demi keuntungan pribadi. Fraud dapat terjadi di berbagai organisasi, termasuk perusahaan, lembaga pemerintah, dan organisasi nirlaba. Dalam konteks Indonesia, kasus PT Telekomunikasi Indonesia Tbk menyoroti tantangan yang dihadapi dalam mencegah dan mendeteksi fraud. Penelitian ini bertujuan untuk membahas peran akuntansi forensik dalam investigasi cash flow shenanigans pada PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif untuk mengidentifikasi pola-pola yang tidak biasa dalam arus kas perusahaan. Metodologi penelitian kualitatif diterapkan dengan menggunakan data sekunder dari sumber resmi dan literatur terkait. Analisis konten pada manajemen laporan arus kas PT Telekomunikasi Indonesia Tbk memberikan sebuah perspektif mengenai bagaimana manipulasi dilakukan, mencakup mencatat arus kas operasi dari pinjaman sebagai arus kas operasional palsu, memindahkan pengeluaran keluar dari operasi ke bagian yang tidak signifikan, dan menguatkan arus kas operasional melalui aktivitas yang tidak berkelanjutan. Temuan ini diharapkan membantu dalam langkah antisipatif dan mengembangkan kebijakan yang lebih baik terkait laporan keuangan, demi mencegah terjadinya fraud di masa depan, serta berkontribusi pada literatur akademis dan praktik bisnis. Kata Kunci: Kecurangan, Arus Kas, Peran Akuntansi Forensik, Indonesia.
Copyrights © 2023