Riset ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi apakah kepuasan kerja karyawan (Z) dapat memediasi variabel stres kerja (X1) dan variabel komitmen organisasi (X2) terhadap niat karyawan untuk meninggalkan pekerjaan (Y) di PT. Sarana Perdana Semarang. Pendekatan berbasis kuantitatif digunakan dalam riset ini, dengan metode total sampling untuk memilih 32 responden. Data awal yang dikumpulkan melalui kuesioner dianalisis menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Metode Structural Equation Model atau SEM diterapkan untuk mengevaluasi validitas, dan reliabilitas, serta hipotesis. Hasil riset ini adalah variabel stres kerja yang dialami karyawan berpengaruh langsung terhadap keiginan untuk keluar dari pekerjaan, sedangkan variabel komitmen organisasi memiliki pengaruh langsung dan tidak langsung. Namun, kepuasan kerja tidak memediasi hubungan antara stres kerja dan komitmen organisasi dengan niat untuk keluar. Stres menjadi faktor utama yang mendorong karyawan meninggalkan PT. Sarana Perdana Semarang. Dengan menugaskan pekerjaan sesuai dengan kemampuan karyawan, manajemen dapat mengurangi tingkat turnover. Kata kunci: turnover intention, komitmen organisasi, stress kerja, kepuasan kerja
Copyrights © 2024