Penderita diabetes melitus umumnyaa mengalami gangguan tidur karena sering poliuria ketika malam, hal ini karena tingginya kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus dan self care berfungsi sebagai kontrol gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self care dengan kualitas tidur pasien diabetes melitus. Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 97 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, penelitian ini dilakukan dari tanggal 16 - 30 Mei 2024 diwilayah kerja Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru. Menggunakan Instrumen SDSCA dan PSQI yang sudah valid dan reliabel. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Tingkat self care penderita diabetes mayoritas adalah kurang yaitu sebanyak 62 responden (63,9%) dan sebanyak 65 responden (67%), memiliki kualitas tidur yang buruk. Hasil uji statistic didapatkan p value (0,000) α 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan antara self care dengan kualitas tidur pasien diabetes melitus di puskesmas.
Copyrights © 2024