Jurnal Geosaintek
Vol 9, No 3 (2023)

PENDUGAAN POTENSI TINGKAT KOROSIFITAS LAPISAN BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN TEKNIK VERTICAL ELECTRICAL SOUNDING (Studi Kasus: Kabupaten Penajam, Kalimantan )

Emir Dzakwan Kamal Zein (PT SOILENS, BANDUNG)
Sandrila Marshela (PT SOILENS, BANDUNG)



Article Info

Publish Date
28 Dec 2023

Abstract

Instalasi jaringan di bawah permukaan adalah hal yang sangat penting dan bermanfaat bagi suatu wilayah untuk mendistribusikan kebutuhan air, listrik, minyak, dan gas alam melalui pipa. Bahan logam biasanya dipilih karena memiliki kelebihan salah satunya dari segi kekuatan. Namun, kekurangan dari bahan logam adalah rentan mengalami korosi bila diinstalasi pada kondisi bawah permukaan yang kurang mendukung salah satunya akibat korosif tanah. Hal tersebut berbahaya bagi keselamatan dan keamanan lingkungan karena dapat menimbulkan terjadinya kebocoran pipa atau hal lainnya. Laju korosifitas tanah dipengaruhi oleh sifat fisik, listrik, kimia dari tanah, batuan, dan kandungan fluida di dalamnya. Resistivitas adalah salah satu variabel dari sifat listrik tanah yang berpengaruh besar terhadap laju korosifitas tanah. Solusi untuk mengestimasi nilai resistivitas tanah atau batuan yakni menggunakan metode geofisika geolistrik. Pengukuran 5 titik resistivitas dilakukan di wilayah Penajam, Kalimantan dengan menggunakan teknik Vertical Electrical Sounding (VES). Prosedur pengukuran resisitivitas berdasarkan American Standart Testing and Materials (ASTM) memakai Konfigurasi Wenner dengan 4 pin elektroda. Pengolahan data mengasilkan kurva resistivity sounding, model cross section, dan model konseptual geologi bawah permukaan. Perolehan galat hasil inversi dari kelima titik VES <10% sehingga interpretasi mengenai ketebalan, kedalaman, dan nilai resistivitas batuan mendekati kondisi aslinya. Litologi dari kelima titik VES pada kedalaman 0-40 meter diduga sebagai batu lempung yang mengandung mineral konduktif lebih banyak dengan nilai resistivitas 4.88-14.29 Ωm, batu lempung yang mengandung mineral konduktif lebih sedikit dengan nilai resistivitas 70.21-158 Ωm, dan batu pasir dengan nilai resistivitas 14.3-70.20 Ωm. Interpretasi tingkat korosifitas tanah berdasarkan National Association of Corrosion Engineers (NACE) dan ASTM menghasilkan pendugaan bahwa data VES 1, VES 2, VES 3, VES 4, dan VES 5 terdiri dari enam kelompok tingkat korosifitas tanah diantaranya sangat sedikit korosif/dapat diabaikan, sedikit korosif, cukup korosif, korosif, sangat korosif, dan paling korosif

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

geosaintek

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Education

Description

Jurnal GEOSAINTEK adalah jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) ITS dan Departemen Teknik Geofisika ITS. Terbit pada bulan Januari-April, Mei-Agustus, dan Septermber-Desember pada setip tahunnya. Jurnal Goeaintek mempublikasi dan menerbitkan hasil ...