JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis)
Vol 10 No 2 (2023): J Sains Farm Klin 10(2), Agustus 2023

Review: Single Chain Fragment Variable sebagai Pemandu Diagnosis dan Terapi Bertarget Human Epidermal Growth Factor Receptor 2 Kanker Payudara

Priskila, Miranda (Unknown)
Febrina, Ellin (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Aug 2023

Abstract

Single chain fragment variable (scFv) merupakan antibodi rekombinan yang terdiri dari bagian fragmen antigen-binding (Fab) antibodi dengan ukuran sangat kecil sekitar 26 -27 kDa. Secara umum scFv bersifat stabil ,dikode oleh satu gen sehingga akan mempermudah modifikasi genetik. Dibandingkan dengan antibodi lengkap, scFv yang memiliki aktivitas pengikatan antigen yang serupa memiliki kelebihan lain diantaranya adalah ukurannya yang kecil, penetrasi ke pembuluh darah dan jaringan yang lebih baik, serta imunogenisitas yang lebih rendah. Oleh karena itu, scFv memiliki potensi yang sangat baik untuk digunakan sebagai senyawa pemandu diagnosis maupun terapi penyakit. Hasil dari berbagai penelitian menunjukkan scFv anti-HER2 (Human Epidermal Growth Factor Receptor 2) dapat digunakan sebagai pemandu pada diagnosis kanker payudara HER2+ baik menggunakan Magnetic Resonance Imaging (MRI) ataupun positron-emission tomography (PET). Pada terapi kanker payudara bertarget reseptor HER2, scFv anti HER2 juga memiliki potensi digunakan sebagai pemandu untuk imunotoksin, antibody drug conjugate (ADC), prodrug, dan pretargeted radioimmunotherapy (PRIT).

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jsfk

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) adalah jurnal ilmiah di bidang kefarmasian yang diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan lembaga profesi "Ikatan Apoteker Indonesia" (IAI) daerah Sumatera Barat sejak tahun ...