Indonesia merupakan wilayah yang rawan terhadap bencana, hal ini terkait dengan kondisi geografis, geologis, dan demografis, salah satu bencana yang banyak memakan korban yaitu bencana tsunami. Bencana tsunami memberikan pengaruh pada kesiapan individu terutama usia remaja dalam menghadapi bencana. Resiliensi dalam konteks bencana berarti kapasitas atau kemampuan untuk menghadapi atau bangkit dari bencana. Tingkat resiliensi yang tinggi dapat dilakukan dengan penguatan self eficacy melalui edukasi. self efficacy adalah persepsi tentang kemampuan individu untuk mengorganisasikan dan mengimplementasikan tindakan untuk menampilkan kecapakan tertentu. Metode yang digunakan yaitu edukasi dalam penguatan self efficacy dalam meningkatkan resiliensi remaja dengan melakukan penyebaran modul dan pemberian kuesioner. Peserta yang mengikuti sebanyak 194 orang dengan kriteria usia yang ditentukan yaitu usia 17-25 tahun dengan diberikan kuesioner mengenai resiliensi dan self efficacy. Hasil pengabdian masyarakat juga menunjukan bahwa terdapat peningkatan resiliensi remaja melaui peningkatan self efficacy
Copyrights © 2024